Melalui LPK atau Proses Mandiri untuk Bisa Bekerja ke Korea Selatan?

Banyak diantara teman-teman bingung, bagaimana sih untuk bekerja ke Korea Selatan? Apa harus melalui LPK atau bisa proses sendiri? Apa hanya bisa melalui LPK saja?


Melalui LPK atau Proses Mandiri untuk Bisa Bekerja ke Korea Selatan?

Bagi pemula atau yang baru ingin bekerja ke Korea Selatan pasti pernah menanyakan hal tersebut. Merupakan hal yang wajar memang. Disini Arrum akan coba jelasin proses yang benar dan efektif untuk bisa bekerja di Korea.

Hal mendasar untuk bisa bekerja ke Korea adalah bisa menguasai bahasa korea dulu, dari sini teman-teman bisa belajar di LPK atau bisa juga belajar secara mandiri atau otodidak.

Namun, belajar mandiri apalagi teman-teman baru belajar bahasa korea itu akan susah dan tidak terarah dan hanya akan membuang-buang waktu saja, apalagi semisal ikut tes, hasilnya tidak akan maksimal.

Saya sarankan untuk yang baru belajar bahasa korea untuk eps topik belajarlah di LPK, itu akan lebih terarah dan belajar juga sesuai dengan kurikulum eps topik yang diterapkan HRD Korea.

Kemudian belajar di LPK juga akan membuat belajar kita lebih terkompetensi, ingat lulus ujian EPS Topik adalah dengan sistem kompetensi, dimana yang terbaiklah yang akan lulus.

Jika kita hanya belajar dirumah, itu tidak akan terfokus. Palingan berleha-leha, malas menghafal, malas membaca. Percuma bung, gak akan ada hasilnya.

Jika niat kita sudah bulat mau kerja di Korea, mulai saat ini silahkan cari LPK yang berkompeten, kumpulkan data-datanya lalu bandingkan dari segi cara pengajaran, sistem belajar dan juga biaya, satu lagi yang paling penting adalah amanah.

*Disclamer ya saya tidak merekomendasikan LPK manapun atau menganjurkan untuk belajar diLPK, saya hanya memberi saran yang efektif untuk belajar, khususnya untuk pemula.

LPK yang amanah tentunya akan menjelaskan detail biaya ini itu secara gamblang, tidak ada biaya siluman, dan juga tidak menyebutkan nominal sekian bisa langsung terbang dan bekerja di korea, bekerja ke Korea sistemnya melalui apply job di roster job seeker HRD Korea, LPK juga tidak akan tahu kapan sajang merekrut kita.

Jadi hati-hati kalo ada pihak LPK yang menawarkan bayar sekian juta bisa langsung kerja korea. Untuk detail prosesnya teman-teman bisa baca di artikel Prosedur Resmi bekerja ke Korea Selatan.

Baca Juga : Prosedur Resmi bekerja ke Korea Selatan


Back to poin, kita bandingkan jika kita nekat memilih jalur mandiri, nanti semuanya serta urus sendiri, verifikasi sendiri, datang ujian sendiri, apply passport sendiri, cek data roster sendiri, cukup merepotkan bukan? Capek tentunya.

Baca Juga : Panduan Lengkap Belajar Mandiri EPS Topik

Belum dari segi biaya transportasi, hitung-hitung ya kena banyak haha. Terus juga makan ati saat pengurusan berkas ini itu, pernah temen saya dikacangin sama pihak imigrasi pas ngurus passport, you know lah kalo pegawai negeri ini mentingin mana dulu hihi.

Lain cerita kalo kita siswa LPK, semua serba diurus. Berangkat verifikasi ramai-ramain make bus pariwisata, banyak temen, ujian juga diantar make mobil pribadi(contohnya pas ujian manufaktur cbt 2018 kemaren, kan jadwalnya beda-beda, siswa diantar make mobil pribadi biaya ongkosnya gratis), di kasih materi skill test secara konsisten dan juga pendidikan mental yang bagus(tergantung LPK sih).

Fasilitas belajar juga banyak, LPK yang lengkap tentu ada Lab komputer, ruang belajar kondusif dan juga alat-alat skill test juga tersedia, enak toh gak kefikiran lagi. Kita tinggal belajar-dan belajar. Sisanya serahin ke LPK, masalah biaya tenang BNP2TKI sudah menghandelnya. Jika biaya lebih dari 25 JT sampai terbang, laporin aja ke BNP2TKI itu LPK nakal(biaya ente makan jangan dihitung ya). Bahkan biaya bisa dibawah 25JT, tergantung sistem pembiayaan belajar di LPK nya.

Loh kok gitu? Malah jadi manja gitu mba?  Eiits... ini bukan manja ya. Ini masalah efisiensi waktu. Mendingan fokuskan 1 tahun(atau kurang) untuk fokus belajar bahasa korea dari pada belajar simpang siur gak karuan eh pas tes klabakan, kan buang-buang waktu dan uang itu mah.

Gimana sudah mendapat ilham? Sekarang tinggal bulatkan niat dan pertebal tekad. Belajar bahasa korea di LPK itu berat, tiap hari hafalan gak hafal kena hukuman. Kalo mental kamu tipis tentu akan putus ditengah jalan.

Sekali lagi, yang mau belajar mandiri, apalagi dari awal pikirkan lagi deh kedepannya, sebab belajar bahasa korea itu berkesinambungan, gak asal belajar. Sekian dulu semoga bermanfaat. Salam hangat dari dinginnya kota Seoul hari ini.







Share this with short URL: Get Short URLloading short url

Comments

Silahkan tinggalkan komentar anda! Berkomentarlah dengan bijak dan sopan. Kamsahamnida.